Rabu, 09 Januari 2013

Resensi Fil 5 cm


Informasi Umum Film :
Judul Film : 5cm
Negara & Tanggal Rilis: Indonesia, 12 Desember 2012
Bahasa: Bahasa Indonesia
Klasifikasi: 17+
Status: Produksi
Perusahaan Produksi : PT Soraya Intercine Film
Sutradara : Rizal Mantovani
Penulis Naskah : Donny Dhirgantoro

Pemain:
- Fedi Nuril : Sebagai  Genta
- Pevita Pierce : Sebagai  Arinda/Dinda
- Denny Sumargo : Sebagai  Arial
- Herjunot Ali : Sebagai Zafran/Juple
- Igor 'Saykoji' : Sebagai  Ian
- Raline Shah : Sebagai  Riani
Film ini diadaptasi dari novel karangan Donny Dhirgantoro yang berjudul “5cm”

Sinopsis :
Film ini menceritakan tentang perjalanan 5 orang sahabat dalam menggapai impian dan cita-cita mereka. Persahabatan yang begitu erat dan disertai dengan bumbu asmara di dalamnya. Kelima orang ini adalah Genta (Fedi Nuril), Arinda atau Dinda (Pevita Pierce), Arial (Denny Sumargo), Zafran atau Juple (Herjunot Ali), Ian (Igor), dan adiknya Arial yang bernama Riani (Raline Shah). Persahabatan yang mereka jalani itu sudah berlangsung selama belasan tahun. Sehingga akhirnya mereka merasa jenuh dengan keadaan yang tengah mereka jalani itu. Bagaimana tidak jenuh, setiap hari aktivitas yang mereka lakukan hanya itu-itu saja---ngobrol bareng, main bareng, makan bareng, hingga nonton pun bareng---. Hingga akhirnya kelima orang sahabat itu pun memutuskan untuk berpisah, tidak boleh saling berkomunikasi, dan tidak boleh bertemu selama tiga bulan lamanya. Memang berat rasanya untuk menjalani hal itu, akan tetapi ini semua demi kebaikan mereka. Rencana ini dicetuskan oleh Genta, yang menurut Genta bahwa dengan mereka berpisah selama tiga bulan ini diharapkan mereka pun bisa berkonsentrasi dengan aktivittas-aktivitas mereka demi menggapai apa yang mereka impikan. Genta menginginkan sukses dalam bidang bisnisnya, Ian berambisi untuk membereskan kuliahnya, Zafran pun berambisi untuk menggaet hati Riani, Arial berkonsentrasi dengan aktivitas fitnesnya, serta Dinda fokus dengan aktivitas kerjanya dan berambisi pula menggaet hatinya Genta. Itu semua impian yang hendak mereka gapai dalam waktu singkat ini.
Dalam mengisi waktu tiga bulan itu, mereka berkonsentrasi dengan aktivitas mereka masing-masing, hingga akhirnya apa-apa yang hendak mereka capai pun satu persatu mulai terpenuhi. Genta yang berkonsentrasi dengan bisnisnya, perlahan mulai menemukan titik-titik kesuksesan dalam bisnisnya itu. Hari-hari Genta diisi dengan presentase di mana-mana.
Zafran yang dalam waktu tiga bulan itu mempunyai angan-angan hendak meluluhkan hati Riani dengan kata-kata puitisnya, mulai menemukan titik terang. Tiap malam Zafran menelpon Riani. Akan tetapi Riani seringkali tidak nyambung dengan pembicaraan yang sempat disodorkan oleh Zafran hingga membuat kesal Zafran. Akan tetapi perjuangan Zafran tidak berhenti sampai di sini hanya karena Riani seringkali tidak merespon dengan baik pembicaraan Zafran tadi.
Ian yang merupakan salah satu daria kelima sahabat tadi yang sampai saat ini belum menyelesaikan kuliahnya, berambisi untuk menyelesaikan skripsinya dalam waktu tiga bulan itu. Dan hasilnya pun tidak sia-sia. Ian akhirnya menerima panggilan untuk melakukan sidang akhir sebagai syarat untuk menyelesaikan kuliahnya.
Waktu terus berlalu hingga akhirnya Genta memberikan informasi kepada teman-temannya itu bahwa pada tanggal 14 Agustus mereka akan bertemu di Statsiun untuk melakukan pemberangkatan ke tempat misterius yang sempat Genta janjikan. Genta mengatakan kepada teman-temnanya itu bahwa dalam waktu seminggu ini mereka harus mempersiapkan diri dengan rajin latihan lari.
Tepat pada tanggal 14 Agustus akhirnya mereka pun berkumpul di statsiun kereta api untuk segera berangkat ke tempat misterius itu. Kereta sudah berjalan tetapi Ian babru sampai ke statsiun itu. Dengan perjuangan yang gigih akhirnya Ian pun berhasil naik ke atas kereta api yang sudah berjalan.
Akhirnya petualangan pun dimulai. Sesampianya di tempatr  tujuan rasa penasaran mereka pun akhirnya terjawab. Bahwa mereka akan melaklukan pendakian ke puncak gunung Mahameru. Puncak tertinggi di pulau Jawa. Dengan perjuangan yang sangat keras semeter demi semeter jalan menuju puncak mereka lalui. Bahkan dalam perjalanan sempat terjadi adegan yang hampir-hampir membuat mereka meninggal dunia. Akan tetapi kejadian tersebut,meskipun berbahaya, tetap mereka lalui dengan penuh semangat. Hingga akhirnya rintangan tersebut berhasil mereka atasi.
Berpuluh-puluh meter sudah jalan tersebut mereka lalui, hingga akhirnya mereka sampai di puncak gunung Mahameru. Rasa cape yang mereka rasakan seakan-akan tidak terasa setelahnya mereka mendapatkan pemandangan yang begitu menakjubkan di puncak Mahameru.
Di puncak Mahameru mereka langsung menancapkan bendera merah putih yang kebetulan pada waktu itu tepat tanggal 17 Agustus. Hal inilah yang melengkapi kebahagiaan mereka saat itu.


Resensi Film:
Film 5cm ini merupakan film yang wajib ditonton oleh semua kalangan masyarakat khusunya para pemuda. Karena di dalam film ini dipertontonkan adegan-adegan yang akan meningkatkan rasa persahabatan dan rasa percaya diri. Di dalam film ini diceritakan perjalanan persahabatan lima orang sahabat yang masing-masing mempunyai keunikan dalam sifat mereka. Mungkin inilah yang membuat persahabatan mereka tetap berjalan sampai belasan tahun. Film ini adalah film hasil adaptasi dari novel 5cm karya Donny Dhirgantoro.
Di dalam dunia nyata saat ini persahabatan merupakan hal yang sangat berharga. Karena di dalam persahabatan ini akan kita temukan banyak hal yang bisa memotivasi kita dalam menjalani sisa hidup di dunia ini. Persahabatan juga akan menjadi salah satu bumbu kehidupan yang akan menjadikan kehidupan ini mempunyai rasa yang berpariasi. Canda, tawa, dan saling mengingatkan adalah hal yang sudah biasa di dunia persahabatan. Akan tetapi di dalam film ini ada hal yang tidak biasa kita temui di dalam persahabatan. Yaitu terdapatnya salah seorang perempuan dalam persahabatan tersebut.
Karakter yang ditampilkan di dalam film ini menjajdi salah satu keunggulan film ini. Ian yang berkarakter konyol, lucu, dan kekanak-kanakan bisa menjadikan sedikit hiburan bagi penonton film ini. Kesemua temannya sudah lulus kuliah, hanya Ian lah yang belum menyelesaika kuliahnya. Mungkin keterlambatan Ian dalam menyelesaikan kuliahnya dikarenakan sifat Ian yang sering main game dan menonton film. Salah satu keunikan Ian yang paling menonjol yaitu sering makan mie instan, sampai-sampai koleksi mienya memenuhi lemari makan di dapur rumahnya.
Zafran dengan sifat puitisnya pun bisa mengocak perut penonton dengan kata-kata yang ia lontarkan. Kepuitisan Zafran sering menghasilkan kata-kata yang meluluh-lantahkan hati pasangannya.
Di tengah-tengah kekocakan yang ditampilkan Ian dan Zafran, ditampilkan pula sifat serius Genta yang terkesan dewasa dalam bertindak dan berkepribadian dewasa dalam meminpin. Dari sifat Genta kita bisa mengambil banyak pelajaran dalam bertindak. Terlebih bagaimana cara untuk meminpin dan bagaimana etika dalam berbisnis.
Film ini banyak menginspirasi penonton dengan beberapa adegan yang ada di dalamnya. Beberapa adegan yang mengandung inspirasi tersebut adalah ketika selama tiga bulan mereka tidak berkomunikasi, Ian bekerja keras untuk segera menyelesaikan skripsinya yang menjadi syarat untuk menyelesaikan kuliahnya. Dengan banyak tantangan dan rintangan akhirnya Ian bisa juga menyelesaikan skripsinya dan segera menunggu panggilan untuk sidang. adegan inilah yang mengandung inspirasi bagi penonton, seakan-akan adegan ini hendak berbicara kepada penonton bahwa inilah yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang mempunyai impian yang tinggi. Dengan bekerja keras segala apa yang kita inginkan dan impikan akan segera tercapai.
Selain adegan itu, masih ada banyak adegan yang mengandung inspirasi yang bisa diambil oleh penonton film tersebut. Yaitu adegan perjuangan untuk sampai di puncak Mahameru----puncak tertinggi di pulau Jawa---- yang mempunyai suhu yang lumayan dingin. Dengan adegan ini, sang produser seakan-akan hendak menyampaikan bahwa di balik kesusahan yang kita hadapi akan ada kebahagiaan yang akan kita dapatkan sebagai balasan dari perjuangan keras kita selama ini. Begitu pun yang mereka (para pemain film) rasakan di dalam film ini. Mereka bekerja keras untuk sampai ke puncak Mahameru, bahkan hampir-hampir merenggut nyawa mereka. Banyak rintangan dan tantangan utnuk sampai ke puncak Mahameru itu. Akan tetapi sesampainya di puncak, rasa cape mereka seakan-akan hilang dan terobati dengan pemandangan indah yang mereka temukan di puncak Mahameru itu.
Ada beberapa perkataan yang begitu mengagumkan, yang memotivasi mereka dalam mencapai puncak Mahameru. Yaitu :
Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan!
Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh, dan tangan yang berbuat lebih banyak
Leher yang akan lebih sering melihat ke atas
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya
Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja
Hati yang akan bekerja lebih keras
Serta mulut yang akan selalu berdoa.
Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita,
Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening,
Supaya tidak terlepas dari mata kita.
Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah…
Ia hanya tinggal mempercayainya.
Di dalam film tersebut ditampilkan juga adegan yang lucu yang bisa mengocak perut penonton. Di antantaranya adalah adegan ketika mereka sudah sampai di tanjakan cinta. Dinamakan tanjakan cinta karena bentuk tanjakan itu membentuk simbol cinta. Genta mengatakan kepada mereka bahwa ketika mereka melewati tanjakan tersebut dengan terus menanjak tanpa melihat ke bawah dan memikirkan seorang wanita yang ingin kita cintai, dipercaya keinginannya akan terwujud. Akhirnya tanpa berpikri panjang lebar, akhirnya Zafran dan Ian dengan semangat langsung meleju tanpa melihat ke bawah. Zafran membayangkan ingin berpasangan dengan Dinda, adiknya Arial. Sedagkan Ian membayangkan berpasangan dengan Heppy Salma. Sudah mencapai pertengan dari tanjakan cinta itu, akhirnya Genta memanggil keduanya dari bawah, serentak Zafran dan Ian pun langsung menoleh ke bawah. Awalnya mereka tidak menyadari hal itu, hingga akhirnya lama kelamaan mereka berdua pun sadar dengan apa yang telah mereka perbuat. Serentak pula mereka langsung hilang semangat untuk melanjutkan perjalanan melewati tanjakan cinta itu, dan membuat mereka putus asa dengan keinginannya tadi.
Ada juga beberapa adegan menegangkan di dalam film tersebut, di atnaranya adalah adegan ketika mereka telah sampai di kakai gunung Mahameru. Suhu di sana sangat dingin, dan apabila mereka tidak banyak bergerak bisa mengakibatkan kematian akibat kedinginan yang sangat. Arial yang terlihat gagah karena sering melakukan fitnes, pada saat itu pun sangat berbeda dengan biasanya. Ia kelihatan sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan perjalanan dikarenakan kedinginan. Akan tetapi pada akhirnya ia pun bisa melanjutkan perjalanan lagi karena terus mendapatkan dorongan yang sangat kuat dari teman-temannya yang lain. Kejadian menegangkan yang lain pun terjadi saat melanjutkan pendakian. Runtuhnya batu dan kerikil yang bisa menimpa mereka berlima. Hingga akhirnya runtuhan batu itu pun menimpa Ian dan Dinda. Dinda mengalam luka di dekat telinga bagian kirinya, sedangkan Ian mengalami pingsan karena mengalami benturan dengan batu yang runtuh tersebut. Ian dibantu oleh Genta dengan bnapas buatan. Akan tetapi tidak membuahkan hasil sedikit pun. Hingga akhirnya Zafran berkeyakinan bahwa Ian telah menghembuskan nafas terakhirnya. Sehingga Zafran pun berteriak sekeras-kerasnya, yang pada akhirnya teriakannya itu membangunkan Ian yang sedang pingsan. Di sanalah kekocakan mereka terjadi.
Setelahnya kejadian itu, mereka pun langsung melanjutkan perjalanan untuk segera mencapai puncak gunung Mahameru. Dengan motivasi yang kuat dan dorongan yang sangat keras, akhirnya mereka pun berhasil menginjakkan kaki di puncak gunung Mahameru dengan keadaan selamat. Itulah akhir perjuangan mereka dalam mencapai puncak gunung Mahameru tersebut. Setelahnya mereka mengalami kesusahan yang begitu besar yang diakibatkan rintangan dan tantangan yang mereka hadapi  begitu banyak. Akhirnya tergantikan dengan perasaan bahagia karena telah berhasil mencapai puncak gunung Mahameru---puncak tertinggi di pulau jawa----.

Keunggulan dan kekurangan film :
- Keunggulan
1. Para pemain yang berkualitas dalam berakting
2. Tempat pengambilan gambar yang indah (sekitar gunung Mahameru)
3. Latar waktu yang jelas
4. Latar tempat yang sesuai dengan jalannya cerita
5. Alur yang bisa membantu menjelaskan jalan cerita
6. Ringan jalan ceritanya sehingga mudah dicerna
7. Mengandung pesan moran dan sosial (dengan persahabatannya itu)

- Kekurangan
1. Kompleksitas cerita yang kurang
2. Akhir cerita yang tidak sesuai dengan ekspektasi penonton


0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts